Payudara Kecil Tidak Bisa Menyusui? Baca Ini Agar Jelas..

Mau Tau RAHASIA PAYUDARA KENCANG & INDAH DALAM 4 MINGGU Sudah Terlihat Hasilnya? -> KLIK DISINI

??????????????Ada mitos yang mengatakan bahwa jika ukuran payudaranya kecil maka seorang ibu akan kesusahan dalam menyusui. Sahabat cantik pasti sangat khawatir saat payudara anda kecil dan memikirkan mitos tersebut karena itu berarti akan terjadi masalah ketika anak dilahirkan nanti.

Nah, kali ini kami memberikan artikel yang relevan dengan mitos tersebut agar pemahaman para sahabat cantik tidak salah. Berikut artikelnya :

Banyak wanita yang merasa bahwa ukuran payudara berpengaruh terhadap kesuksesan saat mereka dalam program menyusui anak nantinya. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan, karena ukuran payudara seseorang tidak berhubungan dengan produksi ASI.

Proses menyusui dalam istilah medis dikenal dengan proses laktasi yaitu proses produksi, sekresi, pengeluaran ASI sampai proses bayi menghisap dan menelan ASI.

Perlu diketahui bahwa ukuran payudara dipengaruhi oleh faktor jaringan lemak didalamnya dimana jaringan lemak ini tidak mempunyai peran sama sekali dalam proses laktasi.

Jadi pada intinya, ukuran payudara TIDAK BERPENGARUH pada kelancaran pemberian ASI.

Namun demikian, ada beberapa faktor yang memegang peranan penting dalam kelancaran pemberian ASI, diantaranya:

Faktor Kelancaran ASI:

Berikut faktor yang berperan dalam proses laktasi (menyusui):

  • Anatomi payudara

Pada payudara terdapat fungsi untuk duktus laktiferus yang berfungsi untuk mengalirkan ASI, di ujung duktus terdapat tempat untuk memproduksi ASI yang dinamakan alveoli. Alveoli dan duktus dikelilingi oleh jaringan penyangga dan lemak.

  • Hormon

Faktor yang paling berperan dalam proses laktasi adalah pengaruh dari hormon. Berikut hormon yang berperan dalam proses laktasi:

  • Progesteron. Hormon ini mempengaruhi pertumbuhan alveolus.
  • Estrogen. Hormon ini menstimulasi system saluran ASI untuk membersar
  • Folicle stimulating hormone
  • Luteinizing hormone
  • Prolaktin. Hormon ini menstimulasi alveoli untuk memproduksi ASI, pada akhir kehamilan ormon ini memegang peranan untuk membuat kolostrum yang sangat tinggi kandungan nutrisi untuk bayi di awal kehidupannya.
  • Oksitosin. Hormon ini berfungsi untuk mengencangkan otot halus di sekitar alveolus untuk memeras ASI menuju duktus lactiferous. Hormon ini juga berperan dalam proses turunnya susu (Milk ejection reflex/Let down reflek). Reflek turunnya susu ini penting dalam menjaga kestabilan produksi ASI.

Selain hal-hal tersebut, ada hal lainnya yang perlu Anda ketahui mengenai faktor yang mempengaruhi rendahnya produksi ASI, diantaranya:

  • Kurang frekuensi menyusui
  • Kelainan endokrin
  • Kurangnya gizi ibu

Source

Mau Ebook Gratis Ini?

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *